Kualitas Anggota BPK Harus Lebih Baik
Anggota Komisi XI DPR RI Didi Irawadi Syamsuddin. Foto : runi/hr
Anggota Komisi XI DPR RI Didi Irawadi Syamsuddin menginginkan agar uji kelayakan dan kepatutan calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dilakukan Komisi XI DPR RI dapat menghasilkan kualitas Anggota BPK yang lebih baik dari sebelumnya. Karenanya ia mencermati betul setiap visi dan misi para calon yang dipaparkan selama beberapa hari terakhir ini.
“Kami tentunya ingin calon pimpinan BPK yang lebih dari yang lalu. Yang lalu sudah berusaha dan bekerja dan ada plus minusnya. Oleh karenanya saya ingin ke depan pimpinannya siap menghadapi berbagai persoalan dan tantangan ke depan,” ujar Didi saat uji kelayakan dan kepatutan calon Anggota BPK, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (4/9/2019).
Politisi Partai Demokrat ini memperdalam visi misi salah satu calon Anggota BPK I Gede Kastawa dengan memberikan pertanyaan terkait efektivitas pengawasan keuangan yang dikaitkan dengan penerimaan negara. Ia menginginkan agar pengawasan yang dilakukan BPK dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan penerimaan negara.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa penerimaan negara di sektor sumber daya alam hingga hari ini masih belum optimal dan masih jauh dari harapan. Sektor perikanan adalah keunggulan komparatif bangsa Indonesia. Ada laut dan agraria, tapi di lautan banyak kebocoran. Kira-kira apa ide dalam meningkatkan penerimaan negara di sektor ini,” tanya Didi.
Hingga kini, Komisi XI DPR RI masih terus melakukan pendalaman terhadap seluruh calon Anggota BPK yang berjumlah 32 calon. Diharapkan pada minggu-minggu ini akan ada keputusan hasil uji kelayakan dan kepatutan berdasarkan hasil rapat intern Komisi XI DPR RI. (hs/sf)